selamat datang di website ku..... website sederhana yang mengulas tentang pernikahan .... dan mudah-mudahan ini bisa membantu anda dalam pelaksanaan event weddding anda

Cari DISINI

2in1 alternatif kebaya

 konsep 2in1 baju pengantin

Dalam setiap pembuatan gaun , biasanya praktisi wedding menyediakan alternatif pilihan untuk kebaya, dan biasanya membuat model slim untuk yang suka slim, atau model gaun yang biasanya menyukai konsep modern ala eropa. 


jadi.... untuk anda yang menyukai konsep berbeda , bisa memakai keduanya untuk memperbanyak koleksi hasil foto, tanpa merubah tema modern nya.

Begitupun untuk yang suka konsep tradisional , bisa juga , meskipun bawahnya juga harus diganti memakai jarit / kain panjang, dengan tetap memakai ekor kebayanya.

Apapun pilihan anda, sesuaikan kondisi dan keinginan, tanpa memaksakan perubahan yang extrem, tetap senada, satu konsep dan tetap jadikan moment special menjadi banyak kesan terbaik.

Seandainya masih bingung, jangan segan untuk konsultasi sedetail apapun untuk menyesuaikan keinginan dan sesuai keinginan hati, agar tidak bingung dalam balutan apapun yang diinginkan.

.

.

contoh lain bisa dilihat di halaman instagram hasil makeup dan koleksi gallery

arsip video

wedding ceremony 2
 

from catalogue

wedding day, 

makeup by frisca hp

attire collection by : yusi salon and wedding

decoration by : yusi decoration babat

video by celcius studio




*pelaksanaan event sebelum pandemi


WEDDING DAY

 

 

FROM WEDDING GUNTUR & VIKA

FROM ARSIP FROM :  FAISOL WARNA FILM VIDEOGRAFI

MAKEUP & ATTIRE BY : YUSI WEDDING WEDDING ORGANIZER

DEKORASI PELAMINAN BY : YUSI DECORATION BABAT







*arsip lama , acara sebelum pandemi


 


sungkeman pengantin

Kedua pengantin bersujud memohon restu dari masing-masing orangtua. Pertama-tama ayah dan ibu pengantin wanita, kemudian baru ayah dan ibu pengantin pria
Ini sebagai tanda bakti anak kepada orang tua yang telah membesarkannya hingga dewasa, permohonan anak kepada orang tua supaya diampuni kesalahannya dan memohon doa restu supaya dalam membina bahtera rumah tangga dapat bahagia dan sejahtera. 

NB : apabila pengantin pria menggunakan pakaian adat jawa (beskap), sebelum sungkeman Pengantin pria melepaskan keris yang merupakan lambang kekuatan yang dipakainya ketika sungkeman, hal ini sebagai  penghormatan kepada orang tua., serta sebesar apapun pangkat atau kekuatan yang dimiliki oleh anak, dihadapan orangtuanya tidak boleh ditampakkan.

Acara temu manten, atau panggih selesai dan dilanjutkan dengan resepsi
          
 
 
 
 disadur dr beberapa sumber
 Dahar Klimah / dahar kembul dan ngunjuk tirto wening

Saling menyuapi dan minum bersama satu sama lain yang melambangkan kedua mempelai akan hidup bersama dalam susah maupun senang.
 

mertui

 Mertui / mapag besan / jemput besan

Orangtua mempelai wanita  menjemput orangtua mempelai pria, (di depan rumah, pelataran atau di tempat yang disediakan ).   Ini melambangkan Melambangkan kerukunan antar keluarga kedua mempelai,  Mereka kemudian bersama-sama berjalan (bapak menggandeng bapak besan , dan ibu menggandeng ibu besan)  menuju tempat yang telah disediakan (pelaminan) untuk menerima sungkem dari anak-anaknya
 
 Kacar-kucur/ tampa kaya: 

Kacar kucur / tampa kaya adalah sebuah tahap dimana pengantin pria memberikan ‘lambang harta’ dengan cara dikucurkan pada pangkuan pengantin wanita yang dibawahnya dialasi dengan kain ‘Lambang harta’ yang terdiri dari beras dan segala macam biji-bijian dan uang logam sebagai simbol rejeki yang melimpah. Diusahakan isinya jangan sampai tercecer, karena tercecer melambangkan sikap yang boros. Selanjutnya mempelai wanita menyerahkan ‘lambang harta’ yang sudah diikat kepada Ibunya, hal ini mempunyai makna simbolis wujud bakti seorang anak memberi apabila orang tua membutuhkan.
NB : Tampa kaya mempunyai makna simbolik bahwa seorang pria bertanggung jawab untuk mencukupi kebutuhan keluarganya.Tampa kaya juga mempunyai makna sebagai lambang bahwa sikap seorang wanita seharusnya bersyukur menerima nafkah dari suami sebesar apapun dan mengelolanya dengan benar, cermat dan berhati-hati dan sebagai seorang pria wajib bertanggung jawab akan kehidupan keluarganya, suami tidak boleh curang, semua kekayaan hasil jerih payahnya harus diserahkan kepada istrinya. Serta mempunyai makna pengharapan aliran rejeki yang lancar. Selain itu juga mengandung makna wujud bakti seorang anak memberi atau membantu apabila orang tua membutuhkan.
 
 
 bobot Timbang


Kedua mempelai duduk di pangkuan bapak mempelai wanita sebagai tanda kasih sayang orangtua terhadap anak dan menantu .
NB : ibu akan bertanya pada bapak: “ abot endi pak?”  [berat mana pak?  Dan bapak menjawab:  “yen ditimbang pada abote”   [kalau ditimbang sama beratnya].  yang artinya: kasih sayang terhadap anak dan mantu sama besarnya, tidak membeda-bedakan.  Selanjutnya bapak memegang bahu kedua mempelai untuk didudukkan di pelaminan.
 
 

 Sinduran

 [sindur adalah semacam selendang berwarna merah, berpinggir putih berliku-liku].
Sindur ini ditelungkupkan di pundak kedua mempelai oleh ibu mempelai wanita, kemudian bapak mempelai wanita memegang ujung kain sindur dan menarik kedua mempelai  pelan-pelan menuju pelaminan, ibu mempelai wanita  meletakkan telapak tangannya di bahu mempelai, mengiringi dibelakangnya.
 artinya:bapak-ibu menunjukkan jalan menuju kebahagiaan dan dorongan dalam membina rumah tangga. Dan sebagai tanda bahwa kedua mempelai sudah diterima sebagai keluarga.Sedangkan Sindur yang berpinggir lekuk-lekuk putih  artinya  jalan hidup itu tidak lurus tapi berliku-liku, kadang diatas kadang dibawah.

NB : Perlu diketahui bahwa, mulai  proses sinduran, orang tua mempelai pria dipersilahkan duduk di depan rumah, pelataran atau tempat yang disediakan, karena tidak diperkenankan mengikuti  rangkaian prosesi panggih lagi sampai acara panggih selesai, barulah diadakan Upacara mertui/mapag besan.

SELENGKAPNYA


Diambil dari beberapa sumber dan informasi






Wiji dadi

Mempelai pria menginjak telur ayam hingga pecah, lalu mempelai wanita akan membasuh kaki mempelai pria dengan air bunga. Seanjutnya mempelai pria menggandeng mempelai wanita untuk berdiri disampingnya.
NB : (Proses ini melambangkan seorang suami yang bertanggung jawab terhadap keluarganya, dan istri yang taat melayani suaminya).

Perlengkapan yang dipakai yaitu ranupada yang terdiri gayung, bokor, baki, bunga setaman.Ranupada berarti ‘tempat mencuci kaki’, ranupada ini simbol tanda bakti istri kepada suami. Gayung dipakai mempelai wanita untuk mengambil air dari bokor, melambangkan supaya istri diberi kemudahan untuk melayani suami.Bokor dipakai pada saat upacara wijikan sebagai tempat air bunga setaman.Bokor terbuat dari tembaga atau logam yang kuat, maka dari itu bokor tidak mudah bocor.Bokor mempunyai makna simbolik kekuatan. Bunga setaman melambangkan keharuman cita-cita mengarungi bahtera rumah tangga.Baki digunakan sebagai alas dalam wijikan atau memecah telur, mengandung makna jika sudah resmi menjadi suami istri maka segala sesuatu dilakukan secara bersama-sama.

PROSESI SELENGKAPNYA


Diambil dari beberapa sumber dan informasi





Balangan suruh / lempar sirih / balangan gantal

kira-kira jarak 3 meteran, kedua mempelai saling melempar daun sirih yang diikat benang.Melempar daun sirih ini melambangkan cinta kasih dan kesetiaan .

Balangan berarti ‘melempar’ , sedangkan gantal berarti ‘daun sirih yang sudah diikat dengan benang’. Suruh yang diikat dengan benang sebagai lambang perjodohan dan telah diikat dengan tali suci

PROSESI SELENGKAPNYA

disadur dari beberapa sumber

awim495

PROSESI "upacara panggih"


Proses pernikahan adat Jawa biasanya dimulai dengan Siraman yang dilakukan sebagi proses pembersihan jiwa dan raga yang dilakukan sehari sebelum ijab kabul, (namun ada pula yang tidak melaksanakan siraman).
 acara dilanjutkan dengan Midodareni, yaitu malam kedua mempelai melepas masa lajang. Dalam acara Midodareni yang digelar di kediaman mempelai wanita,
dan acara nyantrik (untuk memastikan mempelai pria akan hadir pada ijab kabul dan kepastian bahwa keluarga mempelai wanita siap melaksanakan perkawinan dan upacara panggih di hari berikutnya).

Upacara Panggih

Upacara panggih atau prosesi temu manten, biasanya dilakukan setelah akad nikah. Iring-iringan pihak mempelai pria membawa kembang mayang yang dibawakan 2 manggolo. Dan iring-iringan mempelai wanita membawa kembang mayang  yang dibawakan 2 domas.kembang mayang yang dibawa dr pihak mempelai pria nantinya akan  ditukar dengan kembang mayang dari pihak mempelai wanita.
NB :
Domas dan manggolo adalah 2 pasang remaja yang belum menikah.
Kembar mayang adalah dua buah rangkaian hiasan yang terdiri dari dedaunan terutama daun kelapa, yang ditancapkan ke sebuah batang pisang yang daun tersebut dirangkai dalam bentuk seperti gunung, keris, cambuk, payung, belalang, dan burung.
 (menurut beberapa sumber kembang mayang dari pihak mampelaipria adalah  simbol dari pembawa berkah , dan nantinya diletakkan di samping dekorasi pelaminan, sedangkan kembang mayang dari mempelai wanita, dibawa keluar rumah dan diletakkan di persimpangan depan gapura rumah atau dibuang keatap yang tujuannya untuk mengusir roh jahat).

midodareni, peningset dan nyantri


Midodareni

Acara ini dilakukan pada malam hari sesudah siraman. Midodaren berarti menjadikan sang pengantin wanita secantik dewi Widodari. Calon Pengantin wanita akan tinggal di kamarnya mulai dari jam enam sore sampai tengah malam dan ditemani oleh kerabat-kerabatnya terutama sesepuh dari calon pengantin wanita.  Mereka akan bercakap-cakap dan memberikan wejangan / nasihat kepada calon pengantin wanita. Orangtua calon pengantin wanita akan memberinya makan dan minum untuk terakhir kalinya, karena mulai besok ia akan menjadi tanggungjawab suaminya.

 
Peningsetan

Peningsetan  yang berasaldari kata 'singset' /langsing, memiliki arti untuk mengikat keduakeluarga / mempersatukan keluarga. Kedua keluarga calon mempelai setuju untuk kedua anak mereka disatukan dalam tali pernikahan. Keluarga pengantin pria dating berkunjung kekediaman keluarga pengantin wanita dan membawa berbagai macam hadiah. Acara ini disebut juga acara serah-serahan. Pada masa kini, demi alasan kepraktisan, kedua belah pihakkadang-kadang dapat berbicara langsung tanpa upacara apapun. Selain menghemat waktu dan uang, juga langsung pNyantriada pokok persoalan. Pada jaman dahulu, acara temu keluarga antara kedua keluarga pengantin dilakukan setelah tengah malam, namun sekarang ini, dengan alas an kepraktisan, kedua keluarga dapat bertemu meskipun belum tengah malam.

nyantri

Selama acara midodaren berlangsung, calon mempelai pria tidak boleh masuk menemui calon mempelai wanita. Selama keluarganya berada di dalam rumah, ia hanya boleh duduk di depan rumah ditemani oleh beberapa teman atau anggota keluarga. Dalam kurun waktu itu, calon mempelai pria tidak boleh makan dan hanya boleh diberi segelas air, dan calon mempelai pria baru boleh makan setelah tengah malam.  Hal itu merupakan pelajaran bahwa ia harus dapat menahan lapar dan godaan. Sebelum keluarga nya meninggalkan rumah tersebut, kedua orangtuanya akan menitipkan anak mereka kepada keluarga calon mempelai perempuan, dan malam itu sang calon mempelai pria tidak akan pulang kerumah. Setelah mereka keluar dari rumah dan pulang, calon mempelai pria diijinkan masuk kerumah namun tidak diijinkan masuk ke kamar pengantin. Calon mertuanya akan mengatur tempat tinggalnya malam itu. Ini disebut dengan Nyantri. Nyantri dilakukan untuk alasan keamanan dan praktis, mengingat bahwa besok paginya calonpengantin akan didandani dan dipersiapkan untuk acara Ijab dan acara-acara lainnya . Namun sekarang ini dengan alasan kepraktisan, calon mempelai pria ikut kembali pulang bersama orang tuanya,  beristirahat dan mempersiapkan untuk acara esokharinya / akad nikahnya

Disadur dari berbagai sumber.
 
 
awim

kembar mayang


Kembar mayang adalah kehendak dari Sri Kresna pada waktu pernikahan agung antara sembadra, adik Sri Kresna dengan Harjuna dari keluarga Pandawa. Kembarmayang ini sungguh suatu hiasan  yang sangat elok yang mempunyai arti simbolis yang luas.
- Bentuknya yang seperti gunung memberikan arti bahwa gunung itu tinggi dan besar, maksudnya seorang pria itu harus mempunyai banyak pengetahuan dan pengalaman dan harus sabar.
- Bentuk hiasan seperti keris, artinya supaya pasangan itu berhati-hati dalam hidupnya,  pandai dan bijak.
- Bentuk hiasan seperti pecut, mengandung maksud supaya pasangan itu tidak mudah putus asa, harus selalu optimis dan dengan ketetapan hati membina kehidupan yang baik.
- Bentuk hiasan seperti payung, dimaksudkan supaya  mereka menjadi pelindung keluarga dan masyarakat.
- Bentuk hiasan sepertI belalang, supaya mereka bersemangat, cepat dalam berpikir dan bertindak untuk menyelamatkan keluarga.
- Bentuk hiasan seperti burung, supaya mereka mempunyai motivasi yang tinggi dalam hidupnya.
Kesimpulannya, upacara ini melambangkan perjalanan hidup kedua mempelai lancer tidak  menemui halangan dan rintangan sehingga cepat mencapai kebahagiaan hidup. Selain itu juga melambang kan bahwa seorang pria itu harus mempunyai banyak pengetahuan dan pengalaman serta harus sabar, kedua mempelai juga diharapkan berhati-hati dalam hidupnya, pandai dan bijak, kedua mempelai diharapkan tidak mudah putus asa, harus selalu optimis dan dengan ketetapan hati membina kehidupan yang baik, kedua mempelai diharapkan menjadi pelindung keluarga dan masyarakat, kedua mempelai juga diharapkan bersemangat, cepat dalam berpikir dan bertindak untuk menyelamatkan keluarga, kedua mempelai juga diharapkan mempunyai motivasi tinggi dalam hidupnya, kedua mempelai juga diharapkan selalu mempunyai pikiran yang jernih dan tenang dalam menghadapi berbagai macam masalah, selain itu juga diharapkan mempelai bias melindungi diri dan terlepas dari godaan makhluk-makhluk jahat.

PENCARIAN TERATAS DARI BLOG INI

TERBARU

gallery arsip pernikahan

  pelaksanaan wedding sebelum pandemi arsip by yusi wedding